Bangunan Tua

“Bangunan Tua”

 

Oh… Bangunan tua

Betapa malangnya dikau

Banyak yang memelukmu

Mereka malu untuk mengakuimu

Kau dianggap sebagai bangunan yang tak menarik

Padahal kau dipercantik

Tetapi masih sama seperti kemarin

Oh…Bangunan tua

Kau selalu memanggil kami dengan lembut

Kau selalu menerima kami walaupun kami salah

Kau tempat meminta ampun

Kau tempat anakku

Oh Nur..

Banyak yang mengingatkan

Banyak pula yang lupa

Pemuda-pemudi mulai melupakanmu

Orang tua mulai menyukaimu

Api pemuda api kejahatan

Oh…..Bangunan tua

Aku tau kau bersedih

Tapi apadaya semua telah lupa

Akan bonus yang kau berikan

 

 

 

 

 

Oh….Bangunan tua

Teliga mereka seakan tuli seketika

Mata mereka telanjang

Tapi hati mereka buta

Kaki mereka dua seakan mereka cacat

Oh…Bangunan tua

Saya rindu akan suasana fitrah

Mereka yang buta, tuli, cacat mereka kembali !

Kau panggil kami dengan lembut

Kau selalu menerima kami

Semoga kembali seperti ini

oleh : Yusuf Nur Mahmudin

Facebook Comments
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com